Selasa, 17 Januari 2017

Ternak Bebek Petelur dengan sistem anti rugi

Beternak Bebek Petelur Dengan Teknik Anti Rugi

Ternak Bebek


Ternak Bebek Potensi dan Latar Belakangnya

Beternak Adalah Sebuah Profesi Yang Mudah Dan Menyenangkan,Dengan Pegetahuan Yang Sederhana Tentang Peternakan Seseorang Akan Mampu Memperoleh Penghasilan Sesuai Dengan Yang Di Inginkan.

Ditengah Hiruk Pikuknya Kecemasan Lulusan  Baru Di Berbagai Penjuru Sekolah Dan Perkuliahan Dalam Mencari Lapangan Pekerjaan  Hal – Hal Kecil Sering Terlewatkan Untuk Di Jadikan Peluang Usaha.Berbagai Expectasi Berkecamuk Di Benak Para Pencari Kerja Dengan Bermodalkan Ijazah Yang Mereka Dapatkan.

Beternak Bebek Petelur Adalah Profesi Lama Yang Tetap Menjanjikan Untuk Di Geluti.Seiring Dengan Berkembangnya Sistem Beternak Bebek Modern,Sistem Beternak Tradisional Jarang Di Mi Nati.Karena Di Nilai Kurang Menjanjikan,Banyaknya Kegagalan Peternak Bebek Petelur Pemula Yang Mengadopsi Cara Beternak Lewat Media Buku Maupun Internet Yang Menjanjikan Keuntungan Besar Dan Menggiurkan,Mendorong Kita Untuk Menengok Kebelakang Untuk Beternak Bebek Petelur Secara Tradisional Yang Begitu Mudah Dan Sederhana.

Tujuan Artikel


  • Tujuan Dari Artikel Ini Adalah Memberikan Gambaran Dan Teknik Sederhana Kepada Pelaku Usaha Kecil Agar Mampu Mendapatkan Penghasilan Tambahan Maupun Pendapatan Utama Untuk Menunjang Kesejahteraan Keluarganya Melalui Beternak Bebek Petelur Secara  Tradisional.
  • Memberikan Gambaran Analisis Bidang Usaha Masa Lalu Yang Mulai Di Tinggalkan Oleh Masyarakat,Yang Beralih Pada Bidang Usaha Baru Karena Factor Latah Dan Prestisi Gaya Hidup,Yang Berakhir Dengan Kegagalan.
  • Memberikan Kesadaran Akan Pentingnya Usaha Ganda Yang Dapat Di Sinergikan.
  • Mempertajam Analisa Masyarakat,Agar Mampu Mengevaluasi,Meneliti,Dan Memnfaatkan Potensi Local Yang Mulai Terbengkalai Agar Dapat Menunjang Usaha Yang Di Jalani,Mampu Bertarung Secara Ekonomi Di Tengah Gencarnya Perdagangan Bebas ( MEA )
  • Mempertahankan Kearifan Local,Mengembalikan Kekuatan Masyarakat Desa Yang Terkontaminasi Perkembangan Jaman,Dengan Berbekal Potensi Yang Melimpah Di Wilayahnya.
  • Memberikan Wacana Pemberdayaan Masyarakat  Yang Bersifat Nyata (Kongkrit )


Beternak Bebek Petelur Secara Tradisional Tidak Sesulit Menyelesaikan Rumus Matematika





Banyaknya Tulisan – Tulisan  / Artikel Di Media Social Tentang Beternak Bebek Yang Begitu Mendetail, Bahkan Seperti Makalah Anak Kuliahan, Memang Cukup Memberi Pengetahuan Baru Dalam Dunia Peternakan Bebek,Namun Siapa Sangka Ternyata Banyak Aspek Yang Tidak Dapat Di Tuangkan Dalam Bahasa Tulisan,Yang Membuat Pengaplikasian Teknik Yang Di Pelajari Tidak Maksimal.

Hal Ini Seperti Seseorang Yang Sedang Menyelesaikan Rumus – Rumus Matematika,Rumus Phytagoras Bagi Sebagian Orang Tidak Mampu Untuk Menyelesaikan Padahal Rumus Itu Sangat Berarti Untuk Membantu Pekerjaan Kita Setiap Hari,Dari Rumus Phytagoras Mengerucut Menjadi Rumus ABC Yang Simple Dan Dapat Di Aplikasikan Secara Mudah Dalam Pekerjaaan Pertukangan.Menuju Rumus Matematika Yang Lebih Sulit Lagi Ada Rumus Sinus,Cosinus,Tangen Yang Begitu Njlimetnya Namun Pengaplikasiannya Dalam  Pekerjaan Di Bidang Desain Bangunan Akan Sangat Membantu.

Beternak Bebek Petelur Secara Tradisional Itu Sangat Mudah,Tidak Seperti Mengerjakan Rumus – Rumus Matematika,Yang Membuat Botak Rambut Kepala,Tidak Seperti Ulasan – Ulasan Ternak Bebek Yang Bertele- Tele Dengan Rumus Ransum Pakan Yang Sulit Di Mengerti Karena Menggunakan Bahasa Laboratorium.

Sebuah Riset Sederhana

Bagi Orang Desa Memelihara Bebek Secara Liar Dengan Jumlah Sedikit Itu Sudah Hal Yang Biasa,Di Bawah 5 Ekor Bebek -bebek Di Liarkan,Bebek Akan Bermain – Main Di Sekitaran Rumah  Maupun Lahan Kosong Belakang Rumah.Biasanya Bebek Akan Bertelur Banyak Pada Saat Musim Penghujan,Sedangkan Pada Saat Musim Kemarau Bebek Tidak Mau Bertelur.Makanan Bebek Ini Juga Tidak Terlalu Di Perhatikan ,Hanya Dedak Atau Sisa – Sisa Makanan Di Rumah.

Sebenarnya Dari 5 Ekor Bebek Petelur Yang Di Pelihara Dengan Baik Akan Menghasilkan 3- 4 Butir Telur Setiap Hari,Anggaplah  Setiap Hari Bertelur 3 Butir,Tentu Banyak Hal Yang Akan  Kita Dapatkan Dari 3 Butir Telur.Minimal Satu Keluarga Tidak Akan Tertimpa Gizi Buruk,Karena Keluarga  Dapat Asupan Makanan Dengan Lauk Bergizi Setiap Hari,Dan Jika Sudah Bosan Telur Dapat Di Jual Dan Di Tukar Dengan Lauk Yang Lain Lagi.Dengn Demikian Dapat Mengurangi Pengeluaran Anggaran Belanja Rumah Tangga.

Kesimpulan Riset Pengaruh  Antara Musim Penghujan Dan Kemarau Dengan Intensitas Bertelur Bebek Adalah ,Mengapa Pada Saat Musim Penghujan Bebek Betelur Banyak? Ini Karena Pada Saat Musim Penghujan Binatang –Binatang Kecil Tumbuh Subur Di Tanah Basah,Seperti Cacing,Larva,Dsb.Sedangkan Di Musim Kemarau Tanah Menjadi Kering Dan Hewan – Hewan Kecil Jarang Yang Berkembang.

Untuk Dapat Bertelur Dengan Baik Bebek Membutuhkan Asupan Protein Yang Cukup,Hewan – Hewan Kecil Inilah Yang Menjadi Sumber Makanan  Berprotein Bagi Bebek Di Musim Penghujan,Yang Membuat Bebek Dapat Bertelur Cara Baik.Sedangkan Pada Saat Kemarau Protein Ini Tidak Di Dapatkan Di Peroleh Bebek.Akibatnya Berdampak Bebek Tidak Mau  Bertelur.
Sebenarnya Bebek Petelur Ini Dapat Menghasilkan Telur Dengan Maksikmal Setiap Hari Tanpa Mengenal Musim.Tentunya Setelah Apa Yang Kita Pelajari Dari Riset Yang Cukup Sederhana Di Atas Tadi.

Caranya Adalah Dengan Mencukupi Kebutuhan Makanan Yang Mengandung Protein Yang Di Butuhkan Bebek Setiap Hari Dan Makanan Bebek Tidak Bergantung Pada Hewan – Hewan Kecil Di Musim Penghujan.

PERSIAPAN BETERNAK BEBEK SECARA TRADISIONAL.

Pemilihan Lokasi Beternak Bebek Petelur
Bebek Adalah Hewan Yang Suka Air,Jorok Dan Kotor.Sudah Kodratnya Bebek Adalah Hewan Yang Suka Air,Ini Terlihat Dari Struktur Tubuhnya Yang Berfungsi Untuk Kehidupan Di Air,Perhatikan Paruh Dan Ceker Bebek,Struktur Anatomi Tubuh Ini Memang Di Ciptakan Untuk Hewan Yang Hidup Tidak Jauh Dari Dunia Air,Akan Tetapi Dengan Rekayasa Yang Di Lakukan Oleh Manusia Bebek Dapat Hidup Dengan Air Yang Sedikit.Dan Karena Sifat Jorok  Inilah Tempat Yang Di Pakai Ternak Bebek Harus Jauh Dari Pemukiman,.Kalau Ternak Dalam Jumlah Sedikit Mungkin Tidak Begitu Jadi Masalah.Akan Tetapi Kalau Kita Beternak Dalam Jumlah Banyak Tentu Lebih Banyak Tempat Yang Becek Dan Baunya Lebih Kuat.

Carilah Tempat Yang Agak Jauh Dari Perumahan,Sehingga Bau Ternak Bebek Tidak  Mengganggu Hunian Kita Dan Masyarakat Sekitar.Sebagai Uji Coba  Kita Dapat Mencoba Beternak Dengan 25 Ekor Bebek Betina Dan 1 Ekor Bebek Pejantan.Walau Bebek Betina Tanpa Bebek Pejantan Dapat Bertelur.Lahan Yang Di Gunakan Minimal 3 X 10 Meter.

PEMBUATAN KANDANG

Bangunan Cukup Kita Buat Dari Bahan – Bahan Yang Berasal Dari Bambu,Ini Untuk Meminimalisir Permodalan.Lahan Yang Di Gunakan Sebagai Kandang Beratap Tanahnya Kita Urug Agar Mempunyaii Ketinggia Yang Lebih Tinggi Di Bandingkan Yang Di Peruntukkan Sebagai Umbaran.Ini Di Lakukan Agar Kandang Mudah Di Bersihkan Dan Apabila Musim Hujan Air Tidak Mudah Menggenang Di Dalam Ruangan.

Sedangkan Pagar Umbaran Kita Buat Dari Waring ( Sebangsa Jaring  Ikan),Waring Ini Terbuat Dari Bahan Yang Cukup Kuat,Hingga Dapat Bertahan Tidak Lapuk Minimal 10 Tahun,Dibawah Terik Hujan Dan Sinar  Matahari .Berbeda Dengan Pagar Bambu Yang Apabila Terkena Hujan Dan Sinar Matahari Setiap Hari Hanya Akan Bertahan Selama Satu Tahun.Dan Harus Di Ganti Lagi Karena Lapuk,Harga Waring Kisaran Rp 4500 Per Meter Di Tahun 2016.

Tinggi Pagar Minimal 60 Cm,Dengan Ketinggian Minimal 60 Cm Bebek Sudah Tidak Dapat Melompati Pagar,Untuk Alas Kandang Harus Dilapisi Dengan Bahan Yang Bisa Jadi Pijakan Kaki Bebek Saat Tidur Malam,Missal Anyaman Bambu,Jerami Dsb..Hal Ini Harus Kita Sediakan Karena Bebek Butuh Istrahat Dengan Kehangatan, Dengan Beralaskan Anyaman Bambu Kaki Bebek Tidak Menyentuh Tanah Yang Dingin,Sehingga Mengurangi Rasa Dingin Pada Tubuh  Bebek.

Banyak Orang Beranggapan Bahwa Ternak Bebek Itu Identic Dengan Kolam Air Tempat Bebek Bermain,Memang Demikian Bawaan Sifat Bebek Yang Suka Dengan Sesuatu Yang Berbau Air.Tapi Tentunya Untuk Membuat Kolam Membutuhkan Biaya Dan Perawatan Yang Lebih.

Untuk Mensiasati Kolam Dengan Anggaran Pembuatan Dan Perawatan Yang Lebih Mahal,Cukup Sediakan 2 Buah  Ember Plastic Yang Elastis Dengan Kapasitas Isi 10 Liter Air,Ember Lebih Murah Dan Praktis,Karena Air Yang Di Gunakan Di Kolam Maupun Di Ember Setiap Hari Harus Di Ganti Dan Di Bersihkan.Dengan Kolam Tentu Membutuhkan Banyak Air,Dan Harus Dengan Tenaga Extra Untuk Membersihkannya Setiap Hari.

Sedangkan Dengan Ember Akan Dengan Gampang Untuk Membersihkannya.Dengan Rekayasa Ini Kebiasaan Bebek Yang Harus Selalu Berendam Di Air Bisa Di Hilangkan ,Bebek Nantinya Akan Beradaptasi Dan  Hanya Membutuhkan Air Untuk Minum Dan Membersihkan Paruhnya Saja.Sehingga Kebutuhan Ternak Bebek Akan Air Bisa Di Minimalisir.Di Usahakan Agar Kandang Bebek Ada Lahan Yang Terkena Sinar Matahari Secara Langsung

Bebek Bukanlah Seperti Ayam Yang Mempunyai Sifat Mengerami Telur,Bebek Tidak Mempunyai Sifat Itu,Bebek Akan Bertelur Di Sembarang Tempat Yang Ia Sukai,Akan Tetapi Kalau Kita Sediakan Tempat Untuk Bertelur / Sarang Sebagian  Bebek Akan Bertelur Di Sarang,Tapi Tetap Tidak Akan Mengerami Telurnya.

Sarang Bertelur Bebek Dapat Di Buat Dari Jerami Kering ,Rumput Kering,Limbah Kain Dst…Untuk Jumlah Bebek 25 Ekor Kandang Tidak Perlu Di Sekat – Sekat,Cukup Di Jadikan Satu Kelompok Saja.Kecuali Jika Jumlahnya Lebih Besar Kandang Harus Di Sekat- Sekat Untuk Memudahkan Perawatan Dan Pengontrolan.

Kandang Model Ini Tidak Perlu Di Kasih Pintu,Biarkan Bebek Dengan Leluasa Dapat Keluar Masuk  Antara Kandang Beratap Dan Umbaran,Walau Tanpa Pintu Kandang  Bebek Ini Tetap Aman Dari Pencurian Di Malam Hari,Ini Di Karenakan Bebek Mempunyai Kepekaan,Dan Mampu Mengenali Orang – Orang Yang Sudah Merawatnya .Pada Orang Yang Belum Ia Kenal Bebek Akan Berteriak Sekencang- Kencangnya Secara Bersama- Sama..

Sehingga Pada Saat Ada Orang Asing Mendekat Di Malam Hari Suara Bebek Ini Sudah Bagaikan Alarm Yang Akan Membangunkan Si Empunya Bebek.

PEMILIHAN BIBIT BEBEK PETELUR


Di Berbagai Wilayah Nusantara Jenis Bebek Petelur Dengan Kualitas Unggul Banyak Sekali Jenisnya,Ada Bebek Mojokerto,Bebek Alabio,Bebek Tegal Dst..Rata – Rata Bebek Petelur Dengan Kualitas Baik Dapat Menghasilkan Telur 260 Butir Telur Per Tahun.

Bibit Bebek Petelur Yang Sudah Berumur Kisaran 5 Bulan Lebih Efektif Untuk Di Terapkan Dalam Awal Beternak Bebek Petelur Daripada Memulai Memelihara Bibit Bebek Petelur Dari Usia  Bibit Bebek Masih Bayi/ DOD (Day Old Duck ).Memang Memelihara Bibit Dari Kecil Lebih Hemat Dalam Pembelian Bibit,Kisaran Harga Rp 7000 Per Ekor Di Tahun 2015.Namun Resiko Kegagalan Pembesaran Bagi Peternak Pemula Sangat Besar.

Dan Perlu Di Waspadai Pula Bahwa Tidak Semua DOD Itu Bibit Yang Baik,Tidak Semua Penjual DOD Itu Terpercaya,Beberapa Pengalaman Saat Pembelian DOD Banyak Pedagang Nakal Yang Memberikan DOD  Tidak Sesuai Dengan Yang Kita Inginkan.

Biasanya Kalau Kita Tidak Kenal Dengan Pedagang DOD Kita Akan Diberikan DOD Yang Bukan Kualitas Unggul.Sebagai Contoh Dengan Merebaknya Peternak Bebek Pedaging Para Peternak Mengembangkan Jenis Bebek Baru Hasil Persilangan Bebek Dengan Enthok.Dengan Tujuan Persilangan Ini Menghasilkan Bebek Dengan Postur Tubuh Yang Besar Karena Gen Yang Dibawa Dari Enthok.

Peternak Bebek Pedaging Memilih Bebek Jantan Sebagai Bibit Untuk Di Besarkan.Jika Yang Di Pilih Adalah Bibit Yang Jantan  Trus Dari Tetasan Itu Kemana Bibit Yang Betina? Nah Bagi Pedagang / Pembibit Bebek Nakal Akan Di Jual Kepada Orang Yang Butuh Bibit Bebek Petelur Yang Tidak Ia Kenal,Disamping Ada Juga Bibit Bebek Yang Cacat.

DOD Hasil Persilangan Ini Sangat Bagus Untuk Bebek Pedaging,Akan Tetapi Untuk Di Besarkan Sebagai Bebek Petelur Kurang Baik.Perlu Di Ketahui Gen Yang Di Bawa Dari Hasil Persilangan Ini Juga Akan Terbawa Sampai Ke Jenis Telur Bebek Hasil Persilangan.

Bebek Ini Akan Bertelur Dengan Telur Yang Berwarna Putih,Sesuai Dengan Warna Telur Enthok.Sifat Enthok Adalah Berbadan Besar,Berwarna Bulu Putih,Berkaki Dan Paruh Warna Kuning,Telur Berwarna Putih,Dan Di Dalam Bertelur Mempunyai Jumlah Yang Sedikit,Kisaran 12 Butir Kemudian Enthok Akan Berhenti Bertelur Dan Segera Mengerami Telurnya.

Tentunya Akan Banyak Kerugian Yang  Di Derita Oleh Peternak Bebek Petelur Jika Jenis Bebek Persilngan Ini Yang Di Dapat.Bebek Akan Tetap Bertelurtetapi Telurakan Berwarna Putih Dan Dalam Jumlah Yang Sedikit.

Di Kultur Budaya Indonesia Telur Bebek Identic Dengan Warna Kebiruan,Nah Pada Saat Peternak Menjual Telur Bebek Yang Berwarna Putih Akan Di Anggap Janggal Oleh Konsumen.Karena Secara Historis Telur Asin Bebek Pasti Berwarna Kebiruan.Peternak Akan  Kesulitan Dalam Memasarkan Telur Bebek Yang Berwarna Putih.

Kerugiannya Lagi Intensitas Serta Jumlah Telur Yang Di Hasilkan Per Tahun Sedikit,Karena Bebek Jenis Ini Membawa Sifat Enthok,Yaitu Berhenti Bertelur Ketika Telur Sudah Mencapai 12 Butir.
Sulitnya Membedakan DOD Jenis Unggul Ini Karena Bebek Pada Saat Masa DOD Berwarna Sama Yaitu Kuning Kecoklatan.Bebek Bisa Di Bedakan Pada Saat Beberapa Bulan Saat Warna Bulunya Berubah.Bebek Persilangan Biasanya Berwarna Hitam (Jenis Hibrida ) Atau
Putih ( Jenis Peking ).

Lain Dengan Membeli Bibit Bebek Petelur Yang Sudah Berumur Kisaran 5 Bulan,Bebek Ini Sudah Tampak Semua Tanda- Tanda Jenis Bebek Sehingga Gampang Untuk Membedakan.Harga Bibit Bebek Petelur Usia 5 Bulan Kisaran Rp 60.000 Di Tahun 2015.
Ada Beberapa Catatan Penting Terkait Cara Mendeteksi Jenis Bebek Petelur Yang Gen Nya Masih Bagus ( Bertelur Biru ),Karena Dari Hasil Persilangan Tadi Ada Juga Yang Berwarna Menyerupai Bebek Tetapi Telur Tetap Berwarna Putih.

Cara Mendeteksinya Adalah Ketika Kita Membeli Bibit Bebek Yang Sudah Berumur 5 Bulan ,Pilihlah Bebek Yang Mempunyai Paruh Dan Kaki Yang Berwarna Hitam.Karena Bebek Petelur Yang Masih Belum Tercampur Gen Nya Masih Seperti Bebek Di Kampung Jaman Dahulu,Paruh Dan Kakinya Berwarna Hitam.

Jika Ditemukan Bebek Dengan Warna Mirip Bebek Tetapi Paruh Dan Kakinya Berwarna Kuning Kecoklatan Berarti Gen Bebek Itu Sudah Tidak Murni Lagi.Tentu Saja Jenis Telur Dan Sifatnya Patut Di Pertimbangkan.Dan Sebaiknya Jangan Di Pilih Untuk Di Beli Sebagai Bebek Petelur.
Bebek Akan Bertelur Ketika Bebek Berusia 6 - 6,5 Bulan.Untuk Membedakan Bebek Petelur Yang Sudah Tua Dan Yang Masih Baru / Usia Produktif,Adalah Dengan Melihat Telapak Kaki Bebek,Jika Bebek Itu Sudah Tua Di Telapak Kakinya Ada Benjolan Besar ( Kapalan:Jawa ) Atau Bisa Di Lihat Jarak Tulang Dada Dan Tulang Anus Yang Jaraknya Sudah Lebar,Kisaran 4- 5 Jari.Masa Produktif Bebek Adalah Sekitar 2 Tahun ,Setelah 2 Tahun Produktifitas Telur Bebek Akan Menurun.


JENIS PAKAN BEBEK

Kebanyakan  Peternak Bebek Petelur Dengan Skala Besar Telah Mengembangkan Jenis Pakan Yang Berkualitas Sehingga Bebek Dapat Bertelur Secara Maksimal.Setelah Melalui Uji Kadar Protein Dan Gizi Pakan.Bagaimana Dengan Masyarakat Awam Yang Tidak Dapat Melakukan Uji Pakan Secara Laboratorium ?

Ada Banyak Jenis Pakan Bebek Yang Sederhana Namun Sudah Cukup Memeberikan Asupan Gizi Bagi Bebek Petelur Agar Dapat Bertelur Secara Baik.Tidak Usah Memikirkan Pakan Dengan Kualitas Yang Sudah Terbakukan Setelah Melalui Uji Laboratorium,Biayanya Mahal.Jadilah Kita Konsumtif Dengan Pakan Pabrikan Yang Harganya Mahal.

Mulailah Memetakan Pakan Bebek Yang Murah Di Sekitar Lingkungan Kita.Sulit Sekali Bagi Orang Awam Untuk Melihat Jumlah Kandungan Protein Maupun Gizi Yang Ada Di Dalam Bahan Makanan Yang Akan Di Berikan Kepada Bebek Petelur.
Tapi Yang Jelas Di Antara Sumber Pakan Tadi Yang Paling Sulit Di Dapatkan Dan Mahal Harganya Adalah Sumber Pakan Yang Mengandung Protein.Biasanya Pakan Pabrikan Menggunakan Tepung Ikan Di Dalam Pakan Buatannya.Sedangkan Bahan – Bahan Yang Lain Seperti Karbohidrat Dan Vitamin Dapat Di Peroleh Secara Mudah.

Ada Beberapa Alternatif Pakan Yang Dapat Kita Berikan Kepada Bebek Petelur Yang Dapat Kita Dapatkan Secara Murah.Beternak Bebek Dengan Tanpa Menggunakan Pakan Pabrikan Adalah Sebuah Tantangan Tersendiri.Karena Ketergantungan Terhadap Pakan Pabrikan Akan Berdampak Menipisnya Keuntungan Peternak.

Biasanya Peternak Yang Mengunakan Pakan Pabrikan Untuk  Mensiasati Keuntungan Yang Kecil Ini Dengan Beternak Bebek Dengan Jumlah Yang Banyak,Agar Walau Keuntungan Kecil Tapi Dengan Jumlah Yang Banyak Tentu Untungnya Juga Banyak,Tentunya Untuk Memelihara Bebek Petelur Dengan Jumlah Besar Membutuhkan Permodalan Yang Tidak Sedikit.

Permodalan Inilah Yang Akan Menjadi Kendala Peternak Tradisional Untuk Beternak Dalam Sekala Besar.Namun Dengan Beternak Secara Tradisional Permodalan Tidak Terlalu Besar Dan Akan Memudahkan Bagi Peternak Bebek Pemula Maupun Tradisional.



KOMPOSISI PAKAN SEDERHANA.


Sebelum Mencampur Pakan Bebek Petelur Secara Sederhana Sebaiknya Melakukan Pemetaan Sumber Pakan Dulu Yang Mudah Di Dapatkan Di Sekitar Lingkungan Kita.

Jika Posisi Domisili Peternak Berada Dekat Dengan Rumah Potong Hewan Cobalah Amati Limbah Apa Yang Mengandung Bahan Untuk Pakan Bebek.Biasnya Di Tempat Jagal Ayam Usus – Usus Ayam Yang Kecil,Kelupasan Cakar Ayam Di Buang Jadi Limbah .Sedngkan Usus Yang Bagus Biasanya Di Jual Untuk Jadi Produk Cemilan Seperti Kripik Usus.

Bahan – Bahan Limbah Ini Biasanya Dapat Kita Peroleh Setiap Hari Di Rumah Potong Ayam,Usus Ayam Mengandung Protein,Kelupasan Cakar Ayam Mengandung Mineral Yang Cukup Tinggi,Dan Dalam Jumlah Tertentu Sudah Dapat Menggantikan Pakan Buatan Pabrik.Untuk Jumlah Bebek Petelur 25 Ekor Di Butuhkan Limbah Usus 3 Kg,Limbah Usus Dapat Di Berikn Di Pagi Hari Sedangkan Di Sore Hari Pakan Cukup Dedak Dan Nasi Aking.

Cara Pemberian Pakan ,Biasanya Untuk Awal Pemberian Usus Ayam Bebek Tidak Mau Memakan Usus. Sifat Bebek Dia Akan Memakan Apa Yangsudah Pernah Ia Makan.Maka Dari Itu Perlu Sekiranya Melatih Bebek Agar Doyan Makan Usus Ayam,Caranya Dengan Memotong Usus Kecil-Kecil Dan Mencampurkan Usus Ke Dalam Pakan Yang Sudah Dikenali Oleh Bebek,Missal Di Tempatkan Diatas Adukan Dedak,Dan Usus Dalam Jumlah Yang Sedikit  2 Persen Dari Total Pakan Yang Di Sediakan.

Setelah Beberpa Hari Bebek Akan Doyan Memakan Limbah Usus,Setelah Doyan, Limbah Usus Ayam Tidak Perlu Di Potong Kecil – Kecil.Panjang Limbah Usus Bisanya Kisaran 10 Cm,Cukup Di Taruh Di Kandang Yang Kita Beri Alas,Agar Jika Usus Tidak Habis Dapat Dengan Mudah Kita Membuang.Karena Di Sore Hari Jika Usus Tidak Habis Usus Ayam Akan Busuk Dan  Harus Kita Buang Agar Tidak Menimbulkan Penyakit Bagi Bebek.

Setelah Bebek Doyan Limbah Usus Bisasnya Bebek Akan Lahap Makan Usus Ayam Dengan Jumlah Yang Tak Terbatas, Semakin Banyak Bebek Makan Limbah Usus Semakin Bagus Pula Kualitas Telur Dan Jumlah Yang Di Hasilkan.
                                       
Kehidupan Bebek Memang Unik,Bahkan Ada Yang Mengatakan Bebek Itu Hewan Mistis.Oleh Karena Itu Peternak Pemula Harus Belajar Memahami Karekter Bebek,Jika Beternak Telah Memahami Seolah –Olah Ada Ikatan Batin Antara Peternak Dan Bebek,Sehingga Peternak Akan Tahu Apa Yang Di Inginkan Oleh Bebek.Dan Terjadilah Komunikasi Dengan Peternak Dengan Bahasa Batin Mereka.

Di Sore Hari Bebek Cukup Di Berikan Campuran Dedak Dengan Takaran  Dedak 1 Kg Dan Nasi Aking 1 Kg,Dan Cara Mencampurnya Juga Sama Seperti Cara Di Atas.
Jangan Lupa Sediakan Tempat Minum Bebek,Ember Ukuran 10 Liter 2 Buah.Air  Minum Harus Di Ganti Setiap Hari Setelah Ember Di Bersihkan.

Sebagian Peternak Ada Yang Memberikan Ransum Ini Dalam Keadaan Kering Tanpa Air,Dengan Maksud Jika Ransum Tidak Habis Maka Ransum Tidak Basi.Bebek Di Beri Makan 3 Kali Sehari Dengan Air Minum Yang Sudah Di Sediakan Di Ember.Bagi Peternak Yang Murni Menggeluti Ternak Bebek Cara Ini Dapat Di Terapkan.

Namun Bagi Yang Masih Pemula Dan Masih Mempunyai Ktivitas Lain Selain Beternak Bebek Maka  Harus Mengambil Langkah Memberi Makan Bebek 2 Kali Sehari,Yaitu Pagi Dan Sore.Pakan Akan Kita Berikan Pagi Jam 7 Dan Sore Jam 16.00.Sehingga Jeda Waktu Antara Waktu Jam 7 Sampai Jam 16.00 Dapat Kita Gunakan Untuk Mengerjakan Aktivitas Lain.

Jika Kita Memberi Makan Bebek 3 Kali Sehari Maka Kita Akan Aktif Memberi Makan Bebek Di Siang Hari Kisaran Jam 12.00.Tentu Saja Jika Kita Sedang Aktivitas Di Luar Peternak Harus Pulang Untuk Memberi Makan Bebek,Yang Akhirnya Aktivitas Kerja Lain Akan Terganggu.
Jika Bebek Di Beri Makan 2  Kali Sehari Maka Waktu Yang  Di Miliki Peternak Bebek Untuk Mengerjakan Aktivitas Yang Lain Akan Sangat Panjang Tanpa Harus Terganggu Dengan Memberi Makan Bebek Di Siang Hari.Tentu Saja Waktu Yang Panjang Antara Jam 7 Sampai Jam 16.00 Dapat Di Gunakan Untuk Mengerjakan Pekerjaan Lain.

Awal- Awal Penerapan Waktu Makan 2 Kali Sehari Bebek Akan Kaget,Tetapi Tidak Berdampak Pada Produktivitas.Karena Bebek Pada Saat Ini Masih Berumur Kurang Dari 6 Bulan, Umur Di Mana Belum Saatnya Bebek Bertelur,Kesempatn Ini Dapat Di Gunakan Oleh Peternak Untuk Menerapkan Adaptasi Baik Jenis Ransum Makan Dan Waktu Pemberian Pakan.Pada Saat Bebek Sudah Bertelur Maka Perlakuan Terhadap Bebek Tidak Boleh Sembarangan/ Berubah – Rubah.

Memperlakukan Bebek Yng Sudah Memasuki Masa Bertelur Harus Extra Hati-Hati,Bebek Akan Bertelur Pada Saat Usia Kurang  Lebih 6,5 Bulan.Jenis Pakan ,Jumlah Pakan ,Dan Waktu Memberi Pakan Harus Sama Setiap Hari.Jika Ada Perubahan Pola Perlakuan Bebek Akan Mengalami Stress Dan Berdampak Pada Produktivitas Telur.

Hindarkan  Suara Gaduh Di Sekitaran Kandang.Jika Ingin Mengganti Jenis Makanan Maka Cara Pemberiannya Adalah Dengan Menambahkan Jenis Pakan Baru Ke Dalam Jenis Pakan Yng Lama Dengn Jumlah Sedikit,Sedikit Demi Sedikit Setiap Hari,Setelah Bebek Terbiasa Baru Di Berikan Secara Total Jenis Pakan Baru Yang Akan Di Berikan.

Jika Posisi Domisili Peternak Berada Di Area Persawahan ,Peternak Dapat Mencari Keong Sawah,Kepiting Sawah,Kedua Hewan Ini Mengandung Protein Dan Mineral Yang Cukup Untuk Komposisi Pakan Bebek.
Ada Beberapa Kendala Dalam Mencari Keong Sawah Secara Continue,Karena Di Beberapa Wilayah Banyak Sawah Yang Mengndalkan Pengairan Tadah Hujan,Yang Artinya Pada Saat Musim Kemarau Sawah Akan Mengering Dan Tidak Ada Keong Maupun Kepiting Sawah.

Peternak Yang Menggunakan Keong Sawah Sebagai Bahan Pakan Bebek Yang Mengandung Protein,Harus Mengenali Wilayahnya Yang Setiap Tahun Mengandung Banyak Air Yang Biasnya Banyak Hidup Keong Sawah.Biasanya Sawah Yang Menggunakan Irigasi Pompa Air Tidak Mengenal Musim Kemarau.Di Tempat Seperti Itulah Biasanya Banyak Terdapat Keong Sawah.
Cara Memproses Keong Untuk Di Berikan Kepada Bebek Cukup Dengan Cara Keong Di Geprek Memakai Alat Pukul,Kayu Atau Batu Hingga Cangkang Hancur.Setelah Cangkang Hancur Keong  Langsung Di Letakkan Di Kandang Bebek Yang Telah Di Beri Alas.

Bebek Akan Memilih /Memisahkan  Antara Daging Keong Dan Cangkang Dengan Sendirinya.Apabila Bebek Membutuhkan Mineral  Dalam Tubuhnya Secara Insting Bebek Akan Mengkonsumsi Cangkang Keong,Tembolok Keong Adalah Anatomi Pencernaan Bebek Yang Sangat Kuat Yang Sanggup Melumat Benda Keras Seperti Cangkang Keong.Cangkang Keong Mengandung Bahan Mineral Yang Di Butuhkan Bebek Untuk Membentuk Cangkang Telur.

Banyaknya Hama Keong Di Sawah Sangat Merepotkan Petani,Bahkan Dampak Yang Paling Fatal Adalah Gagal Panen,Karena Keong Suka Memakan Tanaman Padi Yang Baru Saja Di Tanam.Segala Cara Di Lakukan Oleh Petani Untuk Memberantas Hama Keong,Salah Satunya Dengan Memunguti Keong Dan Di Letakkan Dalam Wadah Kantong Kemudian Kantong Di Ikat Di Letakkan Begitu Saja Di Pematang Sawah Agar Keong Mati.

Keong Hasil Perburuan Petani Banyak Yang Terbuang Sia – Sia,Namun Dengan Sistem Ternak Tradisional Ini Keong Dapat Kita Ambil Dan Bermanfaat Besar Untuk Ternak Bebek.Banyak Pula Yang Menggunakan Obat – Obatan Kimia Untuk Memberantas Hama Keong,Hasilnya Banyak Keong Yang Mati,Namun Banyak Pula Di Antara Keong – Keong Itu Yang Hanya Pingsan Setelah Beberapa Saat Kemudian Hidup Kembali,Dan Merusak Tanaman Padi Petani.

Keong Sawah Mempunyai Tingkat Pertumbuhan Yang Cukup Tinggi,1 Ekor Indukan Keong Sudah Mampu Menghasilkan Ribuan Telur,Dan Kesukaan Anak Keong Adalah Batang Padi Muda,Bahkan Banyak Pula Yang Memakan Padi Dari Akarnya.

Petani Sangat Di Untungkan Dengan Perburuan Hama Keong Di Sawahnya Begitu Juga Dengan Peternak Bebek ( Simbiosis Mutualisme ).Namun Perlu Di Perhatikan Pula Bahwa Cangkang Keong Sisa – Sisa Keong Yang Mati Terkena Obat Kimia Sangat Tajam Dan Dapat Melukai Telapak Kaki Pencari Keong.Pakailah Pelindung Kaki Agar Telapak Kaki Tidak Terkena Cangkang Keong Yang Tersembunyi Di Lumpur Sawah.

Sudah Ada Produk Sepatu Khusus Untuk Melindungi Telapak Kaki Dari Ancaman Cangkang Keong,Saat Petani Mengerjakan Sawahnya.Dan Sepatu Ini Bisa Di Dapatkan Di Toko – Toko Pertanian.
                                                                           
Untuk 1 Paket Ransum Pakan Bebek Dengan Ransum Seperti Table Di Atas Bebek Akan Bertelur Sebanyak 70% Dari Total Jumlah Bebek, Jika Bebek  Dalam Kondisi Sehat /Tidak Stress.Semakin  Banyak Sumber Pakan Protein Yang Di Berikan Bebek Akan Bertelur Lebih Bagus.
Carilah Keong 2 Hari Sekali / Untuk Jatah Pakan 2 Kali, Untuk Efektifitas Waktu.Namun Kita Juga Harus Menyiapkan Tepung Ikan,Melatih Bebek Untuk Makan Ransum Dengan Kandungan Protein Tepung Ikan.Ini Di Lakukan Sebagai Antisipasi Apabila Kita Ada Acara Mendadak Dan Tidak Dapat Mencari Keong Atau Limbah Usus.

Sehingga Protein Dapat Di Gantikan Dengan Tepung Ikan Pada Hari Itu.Karena Apabila Ransum Bebek Kekurangan Protein Bebek Dapat Menjadi Stress Dan Berdampak Pada Produktivitas Telur Yang Menurun.Tepung Ikan Bersifat Kering, Dalam Wadah Tertutup Rapat Tepung Ikan Mampu Bertahan Berbulan – Bulan.

Tepung Ikan Hanya Akan Kita Berikan Pada Saat Kondisi Darurat Waktu,Pada Waktu Yang Longgar Seperti Hari – Hari Biasa Tetap Memakai Ransum Yang Sama / Tanpa Tepung Ikan.Karena Harga Tepung Ikan Agak Mahal Kisaran Rp 10.000 Per Kg.
Untuk Mendapatkan Nasi Aking Di Usahakan Membeli Langsung Dari Tetangga Di Sekitar Kita,Karena Membeli Nasi Aking Di Pasaran  Harganya Tentu Jauh Lebih Mahal.Kondisikan Tetangga Di Sekitar Kita Agar Pada Saat Menjual Nasi Aking Kita Yang Beli.

Biasanya Lingkungan Yang Banyak Memproduksi Nasi Aking Adalah Lingkungan Perumahan Yang Padat Penduduk, Di Lingkungan Seperti Ini Jarang Yang Beternak Unggas Karena Lingkungan Padat Dan Tidak Mendukung.Sehingga Nasi  - Nasi Bekas Akan Di Keringkan Menjadi Nasi Aking,Warung – Warung  Makan Biasanya Juga Mempunyai Nasi Aking.

Apabila Di Sekitar Domisili Kita Ada Rumah Makan ,Limbah Rumah Makan Ini Juga Dapat Di Jadikan Pakan Bebek.Sehingga Akan Menghemat Pemakaian Pakan Nasi Aking.Berusahalah Untuk Mengamati Lebih Teliti Lagi Terkait Bahan Limbah Yang Dapat Kita Manfaatkan Untuk Pakan Bebek.

Banyak Peternak Bebek Pemula Yang Gulung Tikar Saat Harga Pakan Melambung Tinggi.Pakan- Pakan Ternak Yang Kita Pakai Di Usahakan Pakan Local Yang Tak Tersentuh Pabrik,Sehingga Pada Saat Krisis Moneter Sekalipun Harga Pakan Tidak Akan Naik,Tentunya Peternak Tetap Akan Bertahan Stabil Dengan Produksinya.

Pakan Utama Bebek Adalah Dedak,Biasanya Pada Saat Musim Panen Produksi Dedak Di Penggilingan Padi Melimpah,Dan Pada Saat Tidak Musim Panen Produksi Dedak Di Penggilingan Padi Menurun.Pada Saat Pasokan Dedak Melimpah Tentu Harga Dedak Akan Murah Tetapi Pada Saat Tidak Musim Panen Pasokan Dedak Sedikit, Tentu Saja Hukum Pasar Akan Berlaku . Stok Barang Banyak Harga Akan Menurun,Stok Barang Sedikit Harga Akan  Naik.

Bagi Peternak Pemula Kebanyakan Tidak Berpikiran Untuk Mengawetkan Dedak Pada Saat Pasokan Dedak Melimpah.Sehingga Mereka Akan Kesulitan Mencari Dedak Pada Saat Musim Tidak Panen Kalau Toh Ada Dedak, Harganya Juga Melambung Tinggi.Mereka Tidak Mau Menyetok Dedak Banyak Karena Khawatir Dedak Akan Berbau Apeg,Mengempal,Ada Kutunya ,Dst..

Sebenarnya Kondisi Dedak Seperti Ini Tidak Perlu Di Khawatirkan,Dedak Sebagai Paakan Bebek Untuk Mengawetkan Tidak Memerlukan Perlakuan Khusus Seperti Pada Ternak Lain Yang Prosesnya Harus Melalui Proses Fermentasi.Pada Ternak Bebek Kondisi Dedak Yang Berbau Apeg,Berkutu,Mengempal Bukanlah Masalah Dan Dapat Di Berikan Kepada Bebek Secara Langsung Tentumya Setelah Di Campur Dengan Bahan Pakan Ransum Yang Lain.

Cara Penyimpanan Dedak Sangat Sederhana,Cukup Di Tempatkan Di Dalam Glangsing Kemudian Di Simpan Di Tempat Yang Kering,Aman Dari Sinar Matahari Dan Hujan.Jangan Sampai Dedak Terkena Air Hujan Karena Dedak Akan Berjamur Dan Tidak Baik Untuk Kesehatan Bebek.

Amatilah Musim Panen Padi Di Daerah Kita,Jika Musim Panen 6 Bulan Sekali Maka Untuk Ternak Bebek 25 Ekor Kita Harus Menyimpan Dedak Dalam Jumlah 6 Kwintal,Dengan Hitungan Sehari Kebutuhan Pakan Bebek 2 Kg.Sehingga Pada Saat Stok Dedak Yang Kita Simpan Habis Pada Saat Itu Pula Sudah Memasuki Musim Panen Raya,Sehingga Peternak Akan Selalu Membeli Dedak Dengan Harga Yang Murah.

PENYAKIT BEBEK

Setiap Hewan Ternak Pasti Mempunyai Kendala Penyakit Yang Menimpa Hewan Ternak,Begiu Juga Dengan Bebek.Bebek Adalah Jenis Unggas Yang Mempunyai Kekebalan Tubuh Lebih Kuat Di Bndingkan Dengan Jenis Unggas Lainnya.Sehingga Kita Tidak Usah Terlalu Mengkhawatirkan .
Namun Di Beberapa Kasus Banyak Pula Bebek Yang Terserang Penyakit,Salah Satu Penyakit Yang Sering Menimp Bebek Adalah Lumpuh Layu Dan Stress.Lumpuh Layu Biasanya Di Sebabkan Oleh Pakan Yang Kurang Baik,Pakan Berjamur,Pakan Busuk,Atau Bisa Juga Karena Bebek Mengkonsumsi Bangkai.

Banyak Refrensi Obat Yang Dapat Di Berikan,Namun Semua Itu Juga Masih Sulit Untuk Menjamin Kesembuhannya.Langkah Antisipasi Adalah Tindakan Yang Tepat,Mencegah Itu Lebih Mudah Daripada Mengobati.Kalaun Ada Bebek Yang Sakit Satu Atau Dua Ekor Yang Sakit Itu Suadah Hal Wajar Yang Terjadi Pada Hewan Koloni Yang Lain.

Jagalah Kebersihan Kandang ,Pakan Dan Minum.Kalau Ada Yang Lumpuh Satu Dua Ekor Saja,Minumkan Air Yang Sudah Di Campur Tetes Tebu Yang Berfungsi Untuk Melancarkan Pencernaan /  Untuk Menguras Pakan Yang Ada Di Pencernaan Bebek.Bila Belum Sembuh Juga Sebaiknya Bebek Di Potong Saja,Di Masak Dengan Suhu Di Atas Suhu 100 Dearjat Celcius,Untuk Dikonsumsi.


ANALISIS PENDAPATAN DARI BETERNAK BEBEK SEJUMLAH 25 EKOR.


Harga Pakan Yang Di Keluarkan Setiap Hari Rp 6000
Jumlah Telur Bebek Yang Di Hasilkan Setiap Hari 20 Butir, Harag Telur Mentah Rp 1600.
20 X 1600 =32.000 – 6000 = 26.000 Per Hari X 30 Hari = Rp 780.000 Perbulan.Keuntungan Ini Dapat Bertambah Lagi Apabila Peternak Mau Membuat Telur Mentah Menjdi Telur Asin.Yang Harga Jualnya Mencapai Rp 2500 Per Butir Di Warung.

Untuk Beternak Bebek Sejumlah 25 Ekor Kita Harus Membuang Waktu 1 Jam.Sedangkan Sisa Waktu Yang Lain Dapat Kita Gunakan Untuk Aktivitas Kerja Lain.Jika Ingin Menambah Keuntungan Yang Lebih Dari Beternak Bebek Dengan Sistem Ini Maka Kita Tinggal Menambahkan Jumlah Bebek Yang Kita Pelihara

Akan Tetapi Sebelum Mencoba Ternak Dalam Jumlah  Yang Lebih Besar,Sebaiknya Di Uji Coba Dulu Dalam Jumlah 25 Ekor,Jika Selama 2 Tahun Sistem Ternak Ini Dapat Di Terapkan Dengan Baik Baru Kemudian  Bebek Di Tambah Dengan Jumlah Yang Lebih Besar.
Ini karena masa afkir bebek petelur adalah selama 2 tahun,setelah 2 tahun bebek sudah tua dan produktivitas telur menurun,kalau produktivitas telur menurun tentu akan berdampak pada pendapatan dari penjualan telur,setelah 2 tahun bebek harus di ganti dengan yang bebek yang masih muda,dan menggunakan pemilihan bibit seperti pada teknis di atas.

Sedangkan bebek yang sudah di afkir dapat di jual di pedagang unggas di pasar,atau dijual langsung di pedagang masakan yang berasal dari bebek.biasanya harga bebek afkir 50% lebih murah dari harga bebek awal kita membeli.
Ternak Dengan Konsep Seperti Pada Artikel Ini Akan Sukses Apabila Yang Melaksanakan Adalah Mereka Yang Benar- Benar Mempunyai Keinginn Kuat Untuk Meneliti Dan Mengembangkan Usaha Ternak Bebek Dengan Kesabaran.

Dapat Kita Bayangkan Bagaimana Perbandingan Ternak Bebek Yang Hanya Butuh Waktu 1 Jam Kerja Dalam Sehari Di Bandingkan Karyawan Pabrik Dengan Gaji UMR Akan Tetapi Harus Di Raih Dengan Terkungkung Bekerja Di Pabrik Selama 7 Hingga 8 Jam Kerja Dalam Sehari.
Melakukan Hal- Hal Kecil Tetapi Menghasilkan Sesuatu Yang Bermanfaat Secara Continue Adalah Sesuatu Yang Luar Biasa,Karena Banyak Hal – Hal Yang Luar Biasa Berasal Dari Sesuatu Yang Di Anggap Kecil.

Konsep Tulisan Ini Adalah Informative Dan Konstruktif,Semoga Bermanfaat Bagi Perkembangan Ekonomi Mikro.


Terimakasih Kepada Habib Mahmud Al Jufri,Padang- Bojonegoro, Yang Telah Menularkan Konsep Dan Motivasi Untuk Beternak Bebek.


Kalitidu 16 Januari 2017 By Kang Hajir


EmoticonEmoticon