Minggu, 22 Januari 2017

Kopdar dan diskusi seru di CFD

Seperti minggu-minggu sebelumnya, UMKM selalu mengisi CFD di alun-alun. Jam 5 pagi para pelaku UMKM ini sudah ada di lokasi dan mulai menata stand mereka. Rupanya cuaca dingin dan mendung akibat hujan yang seharian kemaren turun, tidak menyurutkan semangat mereka. Inilah tantangan yang selalu siap mereka hadapi. Komitmen untuk menekuni usaha, cuaca tak jadi penghalang.

Tapi ada yang istimewa pada Minggu ini, beberapa anggota Asosiasi UMKM yang tidak buka lapak pun datang ke CFD untuk silaturahim dan kopdar. Dari yang selama ini hanya kenal lewat grup, diskusi, becanda dan saling memberi informasi, kini mereka bisa bertatap muka secara langsung. Kesempatan ini pun digunakan untuk sharing dan menyampaikan aspirasinya pada pengurus secara langsung.

Gagasan mengenai kerjasama di antara anggota untuk bisa saling sinergi dengan menciptakan sistem pemasaran secara relation ship. Ide yang terlontar dari salah seorang anggota inipun akhirnya menjadi tema diskusi pagi ini di CFD. Bagaimana mekanismenya, keuntungan dan kerugiannya serta peluang dan kendala-kendala yang akan di hadapi jika sistem ini sudah berjalan.

Apapun gagasan yang bagus untuk kemajuan UMKM dari anggota, akan kami respon dan kami diskusikan, jika itu memang baik maka akan segera kita terapkan. Begitu ujar Nofi Eka selaku ketua Asosiasi yang selalu hadir menemani Anggota CFD di alun-alun . Diskusi ringan inipun makin asik aja ketika datang juga beberapa anggota UMKM yang ikut gabung, di antaranya Teguh (UMKM Balen yang bergerak di bidang disain sablon), Ugik (UMKM Tegalrejo, penjualan busa kasur), Nasruli (UMKM Kalianyar, usaha ternak) dan Ganes (UMKM kota sekaligus pengurus, usaha garmen).



Makin siang makin ramai saja area alun-alun, pembahasan diskusi pun berkembang ke topik lain. Masalah pemasaran yang selama ini memang jadi kendala besar bagi UMKM yang baru memulai usahanya menjadi sangat menarik untuk dibahas. Tukar pikiran pun mengalir alami dari masing-masing kepala. Serunya adalah disini mereka berkecimpung dalam bidang usaha yang beda, yang tentunya akan berbeda pula pengelolaan manajemennya. Mulai dari produksi hingga pemasaran. Tapi justru inilah nilai plus yang di dapat.

Sementara itu di area CFd terlihat beberapa terlihat hampir di semua lapak UMKM ramai di kunjungi pembeli. Ini membuktikan bahwa produk-produk mereka memang punya pangsa pasar yang bagus, dan punya pelanggan setia. Bahkan ada lapak yang baru buka satu jam, sudah habis dagangannya, hingga akhirnya pulang sebelum CFD berakhir.(NES)



Aksesoris handmade yang selalu diburu

Minuman ini selalu laris manis

Bagi penggemar olahan coklat , kuliner ini bisa jadi referensi

Aneka gamis cantik yang harganya bersahabat


EmoticonEmoticon