Pertemuan perdana tahun 2017 yang terancam gagal

Januari 26, 2017

Salah satu kegiatan bulanan Asosiasi UMKM Bojonegoro adalah pertemuan rutin anggota sebulan sekali. Selain sebagai media silaturahim, pertemuan ini juga sebagai tempat diskusi terbuka dan penyampaian informasi untuk anggota. Pertemuan kali ini yang jatuh pada tanggal 26 Januari merupakan pertemuan perdana di tahun 2017.


Berbeda dengan pertemuan-pertemuan bulan sebelumnya, dalam pertemuan bulan ini, tidak diberikan materi pelatihan, tapi untuk perkenalan dengan ibu Elsa, Kepala dinas Koperasi dan Usaha Mikro yang baru. Namun agenda awal untuk perkenalan dengan kepala dinas koperasi yang baru, tidak bisa terwujud karna beliau sedang ada kegiatan mendadak pada hari itu. Sebagai wakil dari Dinas Koperasi dan Usaha Mikro, ibu Ruli dan bapak Supardi lah yang hadir memberi sambutan dan informasi .



Beberapa agenda yang sudah menjadi program di tahun 2017 seperti pemasaran dan peningkatan pelaku usaha mikro, dinas meminta peran aktif dari pelaku usaha mikro sendiri. Menurut data di dinas koperasi, pelaku usaha mikro yang berjumlah lebih dari 60.000 ini diharap bisa bersinergi dan saling suport. Ada beberapa hal yang bisa menunjang dan terciptanya kondisi yang menguatkan jaringan di UMKM salah satunya adalah koordinasi yang sistematis seperti di Asosiasi UMKM ini. Ini bisa menjadi wadah yang tepat bagi UMKM  dalam menunjang perkembangan usahanya.

Pada kesempatan ini juga, para anggota membawa sample prodak nya masing-masing , selain untuk diperkenalkan ke dinas, juga di promokan ke sesama anggota. Ada beberapa prodak dari anggota yang membuat salut forum, salah satunya kopi dari biji salak milik UMKM Kalianyar. Meski baru merintis usaha ini, tapi prodak kopi dari biji salak ini sudah mendapat respon yang bagus di pasar. Begitu pula dengan prodak inovatif dari UMKM ngadem, yaitu keripik lele. Ini sungguh sangat luar biasa, semoga nanti bisa menjadi prodak unggulan daerah


Pertemuan perdana anggota di tahun 2017 ini juga di adakan arisan Anggota, dimana arisan ini sifatnya wajib. Sebagai sarana pengakrab antar anggota, menunjang eksistensi anggota, dan mensuport perputaran modal usaha. Wajah-wajah gembira pun terpancar dari mereka yang mendapat arisan . Mereka yang beruntung pada kesempatan ini, yaitu Wida , pengusaha madu dan Nuina produsen donat

Meski hujan mengguyur deras dan agak awet siang itu, namun tidak melunturkan semangat dan niat tulus anggota untuk datang ke pertemuan. Jarak pun tak menjadi kendala, seberapa jauh dan seberapa deras hujan yang turun, tetap diterjang. Niat tulus untuk silaturahim, rasa bangga menjadi anggota asosiasi dan kebersamaan , merupakan motivasi yang kuat yang mendorong mereka untuk selalu hadir dalam pertemuan rutin ini. Yakin, jika ada niat pasti ada jalan. Salam sukses 3 jari. (Nes)

Produk Lainnya

Tarif Pajak

TarifPajak.com -

Situs Jual Beli Online Terbesar di Bojonegoro, Jual mobil, motor bekas perumahan tanah sampai batik bojonegoro.