Jumat, 10 Februari 2017

Website UMKM Bojonegoro mendapat apresiasi dari PWI

Kamis , 9 Februari 2016. Bertempat di pendopo pemkab Bojonegoro dalam peringatan Hari Pers Nasional yang diadakan Persatuan  Wartawan Indonesia (PWI) Bojonegoro, digelar secara sederhana dengan konsep jagongan , berjalan Kidman dan lancar.

Dalam acara ini juga dihadiri oleh bupati Bojonegoro , Muspida, kepala dinas, kepala desa. Camat,  pengurus PWI dan sejumlah undangan, baik dari blogger, Netizen, fesbuker, mahasiswa, wartawan, dan juga Asosiasi UMKM Bojonegoro. Para undangan datang dengan membawa beberapa anggota komunitasnya, sekitar 200 orang memadati lantai pendopo dengan duduk ala jagongan  sehari-hari. Kesan santai dan guyub sangat terasa, apalagi disini banyak di antara undangan yang sudah lama saling kenal meskipun hanya di dunia Maya. Asosiasi UMKM pun berbaur menjadi satu dengan  para undangan lain.

Banyak hal yang menyenangkan ketika kita berada di tengah-tengah acara dengan berbagai komoditas pribadi yang majemuk. Inilah sebuah peluang yang harus selalu ditangkap oleh seorang pengusaha. Sinergitas bisa muncul dari mana saja, kapan saja dan dari siapa saja. Bisa saja hari ini belum terjadi sesuatu seperti yang kita harapkan , tapi bisa jadi itu merupakan akses jalan Anda untuk bermitra.

Selepas Isak satu persatu undangan pun datang, dan memenuhi ruang pendopo. Angin segar yang berhembus bebas menghangatkan suasana yang makin akrab di antara tamu undangan . Sambil menunggu acara dimulai, mereka membaur dengan obrolan ringan, mulai dari tegur sapa dan obrolan-obrolan ringan seputar aktivitas.  Untung tak berapa lama acara pun dimulai saat waktu menunjukkan pukul 20.00. dibuka dengan lagu Indonesia Raya, hadirin berdiri dan menyanyikan lagu dengan khidmat. Setelah itu undangan di persilahkan duduk , disambung dengan sambutan dari bapak Suyoto selaku Bupati .

Dalam sambutannya Kang Yoto sapaan akrab beliau, sangat bersyukur dengan adanya kegiatan seperti ini, selayaknya masyarakat Bojonegoro bisa menjadi penulis berita yang baik, bukan hanya menyampaikan berita tapi dapat mempertanggungjawabkan isi berita dengan benar. Disinggung nya , saat ini banyak sekali link-link berita yang kurang memperhatikan aturan jurnalistik pers. Bahkan ketika dulu Kang Yoto masih aktif menggunakan Facebook, banyak dilihatnya postingan yang asal-asalan , saling menjatuhkan, mengkritik, dan menertawakan sebuah kondisi.

Intinya ketika seseorang menyampaikan inspirasi melalui dunia Maya, harapannya untuk bisa direalisasikan hanya sebatas Maya, sedangkan akun yang memakai namanya pun kini tidak jelas. Pak Yoto menghimbau untuk masyarakat yang ada keluhan tentang pelayanan publik, bisa langsung datang pada acara Dialog Jumat, yang di adakan setiap hari Jumat pada pukul 13.00. Ini akan lebih efektif dan relevan, sehingga keluh kesah masyarakat bisa segera disampaikan dan direspon oleh pihak terkait. Terlepas dari itu, menurut beliau , perkembangan pers di Bojonegoro semakin baik dan berkualitas. Munculnya banyak blog yang meliput berita lokal akan turut mempengaruhi perkembangan Bojonegoro.

Disambung kemudian oleh Abdul Kohar, di sesi tanya jawab, undangan diberi kesempatan untuk bertanya seputar pers dan pemberitaannya. Kesempatan pertama di isi dari mahasiswi salah satu universitas di Bojonegoro, kesempatan kedua di isi oleh kelompok Netizen, salah satu grup di Facebook yang membernya puluhan ribu. Kesempatan terakhir, di isi oleh Asosiasi UMKM Bojonegoro, karna dari panitia hanya memberi kesempatan untuk 3 pertanyaan.

Dalam kesempatan sesi tanya jawab ini, ketua Asosiasi UMKM Bojonegoro sendiri yang mengajukan beberapa pertanyaan dan sharing terkait website umkm pada beberapa narasumber yang ada di depan menurut Nofi Eka Suryani , dari penjelasan ketua panitia Sasmito Anggoro, seorang yang menyiarkan berita harus punya legalitas kusus seperti sebuah PT untuk pihak tersebut mempunyai kewenangan dalam mempublikasikan sebuah berita, sedangkan personal dari penyiar pers atau personalnya harus mengikuti uji kompetensi , sementara itu bagaimanakah pandangan para senior tentang website Umkm saat ini.


Asosiasi UMKM Bojonegoro sendiri berbentuk Perkumpulan dan sudah berbadan hukum , beberapa kegiatan dan program yang dijalankan diantaranya adalah publikasi secara online melalu beberapa website yang dimiliki atas swadaya sendiri, yaitu www.umkmbojonegoro.com dan www.etrade.id  . Selama ini website di isi dengan berbagai artikel yang memang ada keterkaitanya dengan kegiatan Asosiasi UMKM Bojonegoro dan seputar informasi tentang UMKM sendiri.

Masih menurut penjelasan Nofi Eka, dalam website UMKM ada beberapa artikel edukasi dan motivasi, seperti mengenal beberapa macam jenis sapi, dan cara mudah beternak bebek. Semua dilakukan berdasar riset pengalaman dari pelaku UMKM sendiri, dan di dukung dengan beberapa hasil studi banding. Artikel lain tentang informasi dan motivasi seperti potensi desa , kegiatan rutin juga menjadi artikel bulanan yang selalu mengisi website UMKM, diantaranya pertemuan rutin dan kegiatan Sambang Dulur.

Ketua Asosiasi UMKM Bojonegoro berharap, dengan adanya website ini akan mampu mengangkat UMKM naik kelas dan bisa berkembang bukan hanya di Bojonegoro tapi juga mendunia. Diharapkan juga suport dari pemerintah agar website ini juga mampu mengangkat nama Bojonegoro di bidang ekonomi terutama potensi segmen UMKMnya.

Tak dinyana inisiatif yang positif dari Asosiasi UMKM Bojonegoro ini mendapat respon positif dan apresiasi dari Bupati dan juga PWI. Bahkan meminta Asosiasi untuk mengelink-kan website mereka pada websitenya Kominfo, Pemkab dan beberapa link lainnya. Di Bojonegoro ini sepertinya baru Asosiasi yang membuat website kusus tentang UMKM, dan ini sangat bagus, tentu kami akan sangat mendukung, begitu paparnya di ujung penjelasannya.

Di akhir acara ditutup dengan doa dan makan nasi tumpeng bersama. Dengan membentuk beberapa kelompok melingkar dengan satu tumpeng ditengah, keakraban semakin hangat dimalam itu. Selesai acara ramah tamah, Anggota Asosiasi tak lupa menyempatkan berfoto bersama bapak Bupati Suyoto. Dalam kesempatan inipun beliau berpesan untuk selalu semangat dan jangan ragu untuk menyampaikan sesuatu, karna beliau selalu siap suport Asosiasi UMKM Bojonegoro, Salam 3 jari (NES)





EmoticonEmoticon