Sabtu, 18 Februari 2017

Memperluas Jaringan Pemasaran Hingga Luar Kota



Sabtu, 18 Februari 2017. Bertempat di aula Dikopinda, pertemuan rutin anggota Asosiasi UMKM Bojonegoro digelar. Pertemuan rutin bulanan kali ini sengaja ditempatkan di aula Dikopinda terkait hari pelaksanaan yang jatuh pada hari Sabtu.

Datang dari segala penjuru kecamatan, anggota ada yang berdomisili di Baureno, Sumberjo, Kapas, Ngasem, Sugihwaras, Trucuk dan wilayah kota, dengan semangat solid , guyub, selain untuk silaturahim, pada setiap pertemuan di sampaikan informasi-informasi penting antara lain pada kesempatan ini adalah informasi penawaran sebagai supliyer untuk mengisi galeri dari UMKM Madiun, pengisian prodak di Gedung Galeri Dinkop Bojonegoro, dan toserba milik koperasi Asosiasi UMKM Bojonegoro sendiri .

Sudah menjadi program dan komitmen dari pengurus untuk membantu pemasaran prodak anggota, untuk itulah di usahakan beberapa langkah-langkah strategis yang ditempuh guna memperluas pemasaran sehingga omzet penjualan prodak anggota bisa meningkat. Salah satunya adalah bermitra dengan UMKM dari luar kota , seperti Madiun ini. Galeri yang ada di timur kota Madiun ini bertempat di salah satu pusat keramaian yang didirikan secara swadaya oleh UMKM Madiun dan isi dari galeri ini adalah produk-produk unggulan UMKM. Ini baru langkah awal , karna kedepannya pengurus akan mengusahakan kemitraan dengan kota-kota lainnya. Target utama adalah menaikkan kelas prodak UMKM dan harapannya prodak UMKM bisa menjadi raja di negeri sendiri.

Tapi pengurus juga mengoptimalkan pemasaran untuk area lokal. Sesuai dengan hasil pertemuan dengan pihak Dinkop Bojonegoro, anggota mempunyai kesempatan untuk mengisi gedung galeri baru Dinkop, baik dari sektor makanan, minuman, dan kerajinan. Untuk itu, sesuai instruksi dari Dinkop Bojonegoro, Anggota mengisi formulir untuk data usahanya, mulai dari nama, jenis usaha, legalitas, aset, pendapatan, jumlah karyawan dan alamat rumah dan lokasi usaha. Belum ada kepastian kapan galeri ini akan di resmikan dan di mulai operasional, karna ini akan dirapatkan dengan beberapa beberapa pihak terkait yang ditunjuk oleh Dinkop, termasuk Asosiasi UMKM Bojonegoro.

Selain itu , website online store Asosiasi yaitu Jualoo.com juga akan di optimalkan. Anggota diminta peran aktif untuk turut mengelola website Asosiasi. Dipaparkan oleh Pavit, tim IT dari Asosiasi UMKM Bojonegoro tentang keunggulan-keunggulan pemasaran yang dilakukan lewat online, untuk itu jika Jualoo.com ini bisa berjalan maka prodak UMKM Bojonegoro tidak hanya mendapat buyer dari luar kota tapi juga bisa tembus luar negeri dengan mudah.

Pemanfaatan jaringan terus dikembangkan dan diperkuat. Karna jaringan merupakan salah satu faktor yang mempengaruhi sebuah pemasaran. Jika pengusaha berdiri sendiri dan melakukan segala sesuatu dengan kekuatan sendiri maka seorang pengusaha akan susah untuk berkembang. Sebaliknya, kerjasama antar pengusaha yang saling sinergi dan membentuk sebuah jaringan, akan menciptakan kekuatan luar biasa dan mempercepat perkembangan sebuah usaha, salah satunya seperti bergabung dalam Asosiasi UMKM Bojonegoro ini.

Seperti biasanya ada sesi interaktif, beberapa pertanyaan, usul dan saran dari anggota pun terlontar . Salah satu saran dari Nasikin , yang merupakan produsen pembuat kopi dari biji salak ini, meminta pengurus untuk memberi pelatihan praktik membuat listing produk secara bersama, sehingga anggota bisa submit ke website dan berperan aktiv. Menanggapi ini, pengurus akan segera menindaklanjuti.

Di akhir pertemuan, seperti biasa di adakan arisan. Arisan rutin yang sudah di jalankan selama 2 kali ini tidak hanya untuk menambah keakraban , tapi juga diharapkan uang arisan yang di dapat , bisa di manfaatkan untuk mensuport usahanya agar semakin berkembang. Selain itu diharapkan anggota lebih semangat dalam mengikuti pertemuan, karna jika tidak hadir maka nama yang keluar akan di diskualifikasi dan di ulang . Kebetulan pada bulan ini nama yang keluar adalah Nofi Eka yang merupakan ketua Asosiasi UMKM Bojonegoro dan Mimin, anggota yang bergerak dalam bidang kerajinan. (NES/red)







EmoticonEmoticon