Kupas Pemasaran dengan UMKM Kepohbaru

Maret 29, 2017



Selasa, 28 Maret 2017. Hari ini di tetapkan kegiatan Sambang Dulur yang merupakan salah satu program dari Asosiasi UMKM Bojonegoro yang di adakan setiap bulan. Dan agenda Sambang Dulur  bulan ini bertempat di kecamatan Kepohbaru, tepatnya dirumah ibu Sri desa pejok depan Polsek Kepohbaru

Beberapa pengurus dan anggota dari berbagai penjuru, seperti kapas, Dander dan kota tentunya,juga ikut serta dalam kegiatan ini. Menuju lokasi yang jarak tempuhnya lumayan jauh dan dengan keadaan jalan yang kurang bagus, tetap ditempuh demi kesolidan dalam berorganisasi. Hadir disana pula kurang lebih 50 UMKM yang ada di kecamatan Kepohbaru.

Agung Sutikno selaku ketua Panitia dan juga koordinator Umkm kecamatan Kepohbaru, mengawali sambutan dalam kegiatan Sambang Dulur ini. Dalam sambutannya , Agung meminta maaf karena bapak Camat tidak bisa hadir sesuai yang dijadwalkan kemaren. Tapi dia berharap tidak mengurangi nilai dan semangat dari pertemuan Sambang Dulur ini. Selain itu , sebagai panitia juga mohon maaf bila sarana dan prasarana yang ada kurang memadai.

Selesai sambutan dari ketua pelaksana, disambung sambutan dari beberapa sponsorship yang mendukung terselenggaranya acara ini. Sedikit sisipan dengan menjelaskan cara kerja dari usaha yang dijalankan , dengan membentuk kemitraan dan jaringan, serta keuntungan jika bergabung dalam usahanya.  Kemudian di tutup sambutan dari Asosiasi UMKM Bojonegoro yang di wakili Waka bidang industri Kreativ, Muhajir.

Dalam sambutannya ini Muhajir memberikan penjelasan terkait visi dan misi Asosiasi, bagaimana prosedur, dan apa saja kegiatan positif yang dilaksanakan. Asosiasi UMKM Bojonegoro adalah sebuah organisasi non profit yang terstruktur , semua kegiatan dilaksanakan secara swadaya. Untuk itu diharapkan semangat kemandirian dan selalu aktif dari Anggota agar senantiasa berkembang tanpa menunggu program pemerintah. Begitu tegasnya mengakhiri sambutan.

Acara inti yaitu sharing kewirausahaan dengan segmen pemasaran, dipandu langsung oleh ketua Asosiasi UMKM Bojonegoro, Nofi Eka Suryani. Sebelum memulai sharing, diputarkan dulu video yang menceritakan awal berdirinya Asosiasi UMKM Bojonegoro beserta kegiatan-kegiatan yang sudah dilakukan.

Diantara kegiatan-kegiatan tersebut adalah kegiatan Sambang Dulur yang sudah dilaksanakan di kecamatan Gondang dan kecamatan Ngasem.  Kegiatan Sambang Dulur di Kepohbaru ini merupakan kegiatan Sambang Dulur yang ketiga kalinya. Problem pemasaran yang menjadi kendala UMKM disini , coba di diskusikan .

Ketua Asosiasi mengajak salah seorang peserta untuk tampil kedepan berdiskusi secara langsung. Ibu Dian, seorang pengusaha jamur tiram. Bercerita selama ini jamurnya sudah di ambil tengkulak. Jadi sudah ada yang menjualkan dan kadang sampai kehabisan stock. Orang yang ingin beli jamurnya harus inden jauh-jauh hari, karna kalau tidak, maka tidak akan mendapat jamur yang di inginkan. Sehingga ibu Dian ingin membuka kemitraan , bagi siapa saja yang mau bekerja sama untuk memberi modal sehingga dirinya bisa menambah lahan , dengan begitu juga dia bisa lebih meningkatkan produksi dan bisa memenuhi permintaan pasar.

Sharing yang kedua dari Anggota Asosiasi UMKM Bojonegoro, ibu Utami Sri. Ibu Utami bergerak di bidang kerajinan. Selama ini pemasarannya cukup sederhana yaitu mengenalkan prodak ke keluarga, teman dan tetangga. Rajin mengikuti Bazar ataupun pameran baik dikota ataupun diluar kota. Selain itu juga pemasaran secara online juga menjadi alternatif. Lewat media sosial seperti FB dan IG , juga membantu meningkatkan pemasarannya. Hingga dalam waktu kurang lebih tiga bulan prodaknya sudah dikenal masyarakat dan pemasarannya sudah sampai keluar kota.


Kemudian untuk membentuk kerjasama, jaringan, dan menumbuhkan wawasan , dibentuk kelompok-kelompok diskusi. Masing-masing memilih ketua kelompok ,lalu mendiskusikan secara bersama apa pengertian pemasaran dan langkah-langkah yang perlu dilakukan dalam pemasaran itu sendiri. Dengan batasan waktu 5 menit , masing-masing peserta mengumpulkan hasil diskusinya.

Aplaus dan apresiasi diberikan pada kelompok-kelompok yang sudah mempresentasikan hasil diskusinya. Beragsm sekali pengertian dan hal-hal yang mereka kaitkan dengan pemasaran. Secara tidak langsung mereka telah belajar tentang cara pemasaran yang mudah. Sebagai cinderamata, masing-masing perwakilan diberi kalender Asosiasi UMKM .



Di akhir sharing, Nofi Eka menjelaskan bahwa pemasaran memang ujung tombak sebuah usaha. Orang bisa berproduksi tapi jika tidak mampu memasarkan produknya dengan baik, maka usahanya tidak akan berkembang bahkan akan mengalami kerugian karna tidak laku. Tapi sesuai dengan yang sudah di diskusikan tadi, hal-hal yang perlu diperhatikan antara lain: prodak itu sendiri apakah sudah memenuhi kebutuhan pasar, harga yang bersaing, menyesuaikan tempat atau lokasi dengar target market dan juga melakukan promosi.

Sebagai penutup acara juga dilakukan pengukuhan Agus Sutikno selaku ketua Koordinator UMKM kecamatan Kepohbaru . Pengukuhan ini juga ditandai dengan penyerahan kaos Asosiasi secara simbolis , dilakukan langsung oleh ketua Asosiasi Nofi Eka Suryani. Disaksikan beberapa pengurus dan anggota yang hadir disana. Diharapkan nanti dengan adanya koordinator, maka UMKM Kepohbaru akan semakin terorganisir, meningkatkan kualitas dan kapasitas produksi,  bisa membuka jaringan dengan pihak luar dan tentunya makin berkembang. (NES/red)








Produk Lainnya

Tarif Pajak

TarifPajak.com -

Situs Jual Beli Online Terbesar di Bojonegoro, Jual mobil, motor bekas perumahan tanah sampai batik bojonegoro.