Rabu, 15 Maret 2017

Terobosan Untuk Peningkatan Pemasaran UMKM





Dinas Perdagangan Lakukan Upaya Untuk Peningkatan Pemasaran Prodak UMKM


Buka Kerjasama Dengan Lion Parcel

Selasa, 14 Maret 2016. Siang ini bertempat di kantor Dinas Perdagangan , Kepala Dinas Basuki, mempertemukan pelaku UKM dengan perusahaan besar Lionel Parcel. Dalam upaya meningkatkan pemasaran produk unggulan kabupaten Bojonegoro . Tidak banyak yang di undang, hanya beberapa orang perwakilan dari Asosiasi UMKM Bojonegoro, Asosiasi Pengrajin Kayu Bojonegoro, Relfood, Keong Mas dan batik Dekranasda.

Victor Ary Subekti, selaku GM Comercial Koin Parcel menjelaskan bahwa bentuk kerjasama dengan UKM ini,nantinya dalam bentuk afiliasi produk unggulan disetiap daerah termasuk Bojonegoro, kemudian mempromosikan dan memasarkan melalui 3 titik platformnya yang dimiliki oleh Lionel Air Groups, diantaranya melalui media online www.lionparcel.com , melalui Windows of Indonesia (WoI), juga inflight shop (penjualan dalam penerbangan.)


WoI akan menjadi fasilitas bagi para wisatawan mancanegara maupun wisatawan Nusantara untuk dapat menikmati makanan khas dari berbagai daerah di Indonesia, menjadi tempat untuk menunjukkan produk-produk kerajinan dan budaya dari seluruh Indonesia dan juga akan mendorong pertumbuhan kerajinan tradisional maupun modern. Melalui WoI , diharapkan bisa mendorong sektor pariwisata dan usaha kecil menengah (UKM) di Indonesia. WoI akan di bangun di 3 tempat yaitu Manado, Denpasar, dan Batam.

Masih menurut Victor, selama ini banyak orang Indonesia ketika bepergian keluar negeri selalu membeli oleh-oleh khas dari negara tersebut, seperti fashion, makanan, dan juga cindera mata, dan sekarang saatnya Indonesia juga harus bisa menarik wisatawan mancanegara tersebut dengan produk-produk unggulan UKM yang ada di WoI.

Sedangkan Inflight Shop adalah penjualan dalam penerbangan Lion Groups. Dalam sehari Lion Air mampu melakukan penerbangan sebanyak 1.325 dalam sehari dengan jumlah penumpang 50 juta orang pertahun. Dalam penerbangan ini Lion Air Groups tidak menyediakan layanan audio visual maupun makanan, sehingga ada banyak waktu bagi penumpang untuk mendapatkan informasi tentang produk yang ditawarkan dalam penerbangan melalui majalah yang memuat produk-produk UKM.


3 Komoditi Yang Menjadi Prioritas

Sebagai tindak lanjut dalam 3 Minggu kedepan pada bulan April, Lion Parcel akan mengadakan kurasi/pemilihan produk unggulan, untuk menilai apakah produk UKM tersebut sudah memenuhi standarisasi yang ditetapkan atau belum untuk bisa masuk di galeri Windows of Indonesia (WoI). Setidaknya ada 3 komoditi UKM yang akan menjadi prioritas yaitu Komiditi kaos, batik dan kerajinan dari kayu.

Pengrajin harus bisa membaca segmen akan kebutuhan pasar, memberi prodak bagus dengan harga bersaing, harga yang murah tapi bukan murahan, k ualitas tetap harus di nomor satukan . Penjual atau UKM juga harus memenuhi kelayakan penjualan seperti PIRT, BPOM, dan halal untuk komoditi makanan. Sedangkan untuk kerajinan, di himbau untuk memakai tambahan finishing dengan aman, misalkan memakai cat yang aman. Karna orang mancanegara menyukai warna cerah, maka untuk batik di anjurkan menggunakan dasaran dengan warna cerah.

Kegiatan ini terbuka bagi seluruh UKM di Bojonegoro dan tidak dipungut biaya. Baik itu pengiriman, penyimpanan, maupun promosi produk UKM. Bahkan nanti pelaku UKM akan mendapatkan pelatihan untuk mendesain kemasan yang aman dan menarik.  Rencananya tanggal 5 April juga akan dilakukan pameran sebagai awal dari tahap kurasi dan memacu daya saing antara pelaku UKM secara kualitas dan kuantitas.(NES/red)


EmoticonEmoticon