Jumat, 02 Juni 2017

Bulan Ramadhan Produsen Kue Kering Kewalahan Terima Pesanan




Bulan Ramadhan seringkali identik dengan sahur, ngabuburit, dan buka bersama. Banyak orang yang memanfaatkan momentum ini untuk berkumpul dengan keluarga, sahabat, komunitas dan juga teman masa sekolah . Seperti mengadakan bagi takjil ataupun buka bersama.

Maka ini pun merupakan keuntungan tersendiri bagi pengusaha bidang kuliner. Mereka berlomba memberikan pelayanan ektra seperti tempat yang nyaman untuk buka puasa, dan pemberian takjil gratis . Lain halnya dengan usaha kuliner lainnya seperti produsen kue kering. Ramadhan juga merupakan peluang meraup rupiah.

Beberapa anggota Asosiasi UMKM Bojonegoro yang memproduksi kue kering ini mengaku penjualan bisa naik sampai 100%. Sebagian dari pembeli adalah langganan lama, sedang sebagian lagi adalah pelanggan baru yang di dapat dari online. H-5 mereka ini sudah membuat Sample untuk di tunjukkan pada calon konsumen , sehingga bila ada prodak baru konsumen bisa tau.

Pada umumnya produsen kelas rumahan ini memakai sistem indens. Dimana mereka membuat sample, ditawarkan dan dicatat sebagai pesanan yang di ambil menurut permintaan pembeli. Sehingga mereka bisa menyeimbangkan produksi dengan permintaan pasar. Karena sebagian memang hanya memproduksi saat menjelang lebaran saja.

Salah satu anggota Asosiasi UMKM Bojonegoro yang sudah bertahun-tahun menjalani usaha ini adalah Wahyu Utami. Perempuan lulusan IPB ini dalam puasa Minggu pertama sudah menerima pesanan sebanyak 1500 toples aneka varian. Belum lagi permintaan toko mitranya yang memintanya menyuplai kue kering sebanyak 30 dozen. Kue kering produknya diberi label MeccaQ cakes and cookies , dengan produknya antara lain nastar aneka varian, sagu keju, crown flanelnya, kue kacang, lidah kucing, putri salju kastengel dan Cookies hello Kitty. Harganya pun varian mulai Rp 30.000- Rp 65.000.



Beda pengalaman beda juga cerita yang di alami oleh anggota Asosiasi UMKM Bojonegoro satu ini. Nuina Savitri membuat kue kering ini berdasar ide dadakan, tapi tak disangka pesanan membludak. Sehari-hari ibu muda ini memproduksi donat dengan label Nuina Kitchen. Tapi kali ini dia memberanikan diri memproduksi kue kering seperti nastar, kastengel, lidah kucing, sagu keju, kue kacang dan Mawaran. Meski dibilang baru dan pemasaran hanya area Bojonegoro , pemasaran yang sudah masuk mencapai 300 toples.



Usaha dadakan memproduksi kue kering juga di alami oleh Irkham . Pria asal Dander ini bersama dengan istrinya membuat aneka kue kering yang inovatif. Putri salju yang selama ini berwarna putih , ditampilkan cantik dengan warna hijau. Begitu juga semprit susu yang menggemaskan berbentuk ulat. Produknya yang lain berupa nastar, kastengel, Choco chip, semprit susu dan Crispy cheess Cookies sangat digemari pelanggannya yang berasal dari kantor-kantor. Andapun bisa ikut memesan kue kering yang berlabel Ellie dengan harga terjangkau.



Berkah Ramadhan juga dirasakan UMKM pemula , seperti Dedy Pramudya. Pemuda yang mengawali usaha dari hobi ini fokus pada pembuatan kue kacang. Jika selama ini kue kacang yang kita jumpai hanya begitu rasanya, tapi melalui kreativitasnya kita bisa menikmati aneka kue kacang dengan rasa varian seperti red Velvet, green tea, dan coklat. Sensasi rasa akan benar-benar anda dapatkan dari kue kacang  dengan label Aladana ini. Tapi jangan kuatir, bagi pecinta kue kacang rasa original tetap disediakan.



Lain daripada yang lain, Endy membuat kue kering dalam bentuk paketan yang murah meriah berlabel Endy Cookies . Satu paket berisi 6 varian ( kastengel, Mawaran, putri salju, milky mixpell, Cookies coklat dan kue kacang ) cukup dengan Rp 65.000. Meskipun murah, tapi rasanya tetap enak, karena kualitas tetap dijaga. Paketan murmer ini sangat cocok untuk buah tangan atau parcel , karena sudah dikemas cantik oleh ownernya. Penjualan pun semakin meningkat tahun ini, karena pemasarannya dibantu reseller.



Dari artikel di atas semoga bisa dijadikan referensi bagi yang sedang mencari referensi suguhan untuk lebaran nanti. Mari kita bangga dan menjadi pionir mengkonsumsi prodak lokal. Rasa adalah soal selera, tapi kualitas masing-masing prodak sudah terjamin dan dilengkapi ijin PIRT dari Dinas Kesehatan. Pilih sesuai selera dan sesuaikan dengan budget anda. Selamat menjalankan ibadah puasa, semangat berkarya, dan salam sukses selalu. (NES/red)








EmoticonEmoticon